Selasa, 18 Oktober 2011

Kuliah Teknik Prensentasi Hari Kamis tanggal, 13 Oktober 2011

  • Pada hari Kamis tanggal 13 Oktober 2011, perkuliahan Teknik Presentasi kedatangan dosen tamu yaitu pak Iman Dermawan, seorang General Manager di salah satu perusahaan yang bergerak dibidang audio visual.
  • Pada saat itu beliau menjelaskan mengenai cara presentasi yang benar dan baik, baik dari cara berbicara, berpakaian maupun dari cara penyampaian presentasi itu sendiri. Pada saat beliau berpresentasi di kelas, beliau menggunakan media komunikasi seperti media visual ( foto & slide ), media audial ( pidato  & musik ), dan media audio visual ( film ).
  • Kesan yang timbul pada saat beliau presentasi adalah cara penyampaian beliau dapat mudah di pahami oleh mahasiswa, oleh karena komunikasi antara pembicara dan pendengar berjalan dengan lancar dan pesan yang ingin disampaikan oleh beliau dapat diterima oleh mahasiswa...
  • Dengan adanya presentasi dari beliau, saya pribadi itu bisa menambah ilmu dan menambah motivasi juga untuk membuat saya lebih baik lagi dalam berpresentasi di depan teman teman Teknik Planologi Itenas yang lainnya...

Rabu, 12 Oktober 2011

MISKOMUNIKASI

Miskomunikasi adalah ....

Tidak berjalannya komunikasi antara pengirim pesan dengan orang yang diberi pesan atau pendengar, hal itu dapat terjadi karena adanya gangguan non teknis dari pihak lain.. Miskomunikasi biasanya terjadi apabila pesan yang disampaikan pemberi pesan tidak sama dengan apa yang diterima oleh pendengar atau penerima pesan..


KOMUNIKASI MENURUT PERSONAL

KOMUNIKASI MENURUT PERSONAL adalah

Suatu hubungan timbal balik yang saling berhubungan satu sama yang lainnya, hal itu di pengaruhi oleh beberapa aspek seperti  verbal meliputi sesuatu yang diucapkan, non verbal meliputi bahasa tubuh, visual meliputi bentuk atau warna dan oral meliputi dari cara seseorang berbicara. 
Komunikasi akan berjalan apabila ada objek sebagai pembicara dan pendengar.. 

Selasa, 11 Oktober 2011

KOMUNIKASI

KOMUNIKASI adalah

Kata atau istilah “komunikasi” (Bahasa Inggris “communication”) berasal dari Bahasa Latin “communicatus” yang berarti “berbagi” atau “menjadi milik bersama”.Dengan demikian,  kata komunikasi menurut kamus bahasa mengacu pada suatu upaya yang bertujuan untuk mencapai kebersamaan.Menurut  Webster New Collogiate Dictionary  dijelaskan bahwa komunikasi adalah “suatu proses pertukaran informasi di antara individu melalui sistem lambang-lambang, tanda-tanda atau tingkah laku”.  Berikut ini adalah bebarapa definsi tentang ilmu komunikasi yang dikemukakan oleh para ahli sebagai berikut :Hovland, Janis & Kelley Komunikasi adalah suatu proses melalui mana seseorang (komunikator) menyampaikan stimulus (biasanya dalam bentuk kata-kata) dengan tujuan mengubah atau membentuk perilaku orang-orang lainnya (khalayak.Berelson & Steiner Komunikasi adalah suatu proses penyampaian informasi, gagasan, emosi, keahlian, dan lain-lain melalui penggunaan simbol-simbol seperti kata-kata, gambar, angka-angka, dan lain-lain.
Harold Lasswell Komunikasi pada dasarnya merupakan suatu proses yang menjelaskan “siapa”  “mengatakan “apa”  “dengan saluran apa”, “kepada siapa” , dan “dengan akibat apa”  atau “hasil apa”.(who says what in which channel to whom and with what effect).
Barnlund Komunikasi timbul didorong oleh kebutuhan-kebutuhan untuk mengurangi rasa ketidakpastian, bertindak secara efektif, mempertahankan atau memperkuat ego.
Weaver Komunikasi adalah seluruh prosedur melalui mana pikiran seseorang dapat mempengaruhi pikiran orang lainnya.
Gode Komunikasi adalah suatu proses yang membuat sesuatu dari semula yang dimiliki oleh seseorang (monopoli seseorang) menjadi dimiliki oleh dua orang atau lebih. 
Dari berbagai definisi tentang ilmu  komunikasi tersebut di atas, terlihat bahwa para ahli memberikan definisinya sesuai dengan sudut pandangnya dalamelihat komunikasi. Masing-masing memberikan penekanan arti, ruang lingkup, dan konteks yang berbeda.Hal ini menunjukkan bahwa, ilmu komunikasi sebagai bagian dari ilmu sosial adalah suatu ilmu yang bersifat multi-disipliner. Definisi Hovland Cs, memberikan penekanan bahwa tujuan komunikasi adalah mengubah atau membentuk perilaku.Definisi Berelson dan Steiner, menekankan bahwa komunikasi adalah proses penyampaian, yaitu penyampaian informasi, gagasan, emosi, keahlian, dan lain-lain. Definisi Lasswell, secara eksplisit dan kronologis menjelaskan tentang
lima komponen yang terlibat dalam komunikasi, yaitu :
-    siapa (pelaku komunikasi pertama yang mempunyai inisiatif atau sumber.-     mengatakan apa ( isi informasi yang disampaikan)
-     kepada siapa (pelaku komunikasi lainnya yang dijadikan sasaran penerima)
-     melalui saluran apa (alat/saluran penyampaian informasi)
-     dengan akibat/hasil apa (hasil yang terjadi –pada diri penerima)

Definisi Lasswell ini juga menunjukkan bahwa komunikasi itu adalah suatu upaya yang disengaja serta mempunyai tujuan.
Definisi Gode, memberi penekanan pada proses penularanpemilikan, yaitu dari yang semula (sebelum komunikasi) hanya dimiliki oleh satu orang kemudian setelah komunikasi menjadi dimiliki oleh dua orang atau lebih. 
Definisi Barnlund, menekankan pada tujuan komunikasi, yaitu untuk mengurangi ketidakpastian, sebagai dasar bertindak efektif, dan untuk mempertahankan atau memperkuat ego.

Berdasarkan definisi-definisi tentang komunikasi tersebut di atas, dapat diperoleh gambaran bahwa komunikasi mempunyai beberapa karakteristik sebagai berikut 

Komunikasi adalah suatu proses Komunikasi sebagai suatu proses artinya bahwa komunikasi merupakan serangkaian tindakan atau peristiwa yang terjadi secara berurutan (ada tahapan atau sekuensi) serta berkaitan satu sama lainnya dalam kurun waktu tertentu.

Komunikasi adalah suatu upaya yang disengaja serta mempunyai tujuan. Komunikasi adalah suatu kegiatan yang dilakukan secara  sadar, disengaja, serta sesuai dengan tujuan atau keinginan dari pelakunya.

Komunikasi menuntut adanya partisipasi dan kerja sama dari para pelaku yang terlibat kegiatan komunikasi akan berlangsung baik apabila pihak-pihak yang berkomunikasi  (dua orang atau lebih) sama-sama ikut terlibat dan sama-sama mempunyai perhatian yang samaterhadap topik pesan yang disampaikan.

Komunikasi bersifat simbolis Komunikasi pada dasarnya merupakan tindakan yang dilakukan dengan menggunakan lambang-lambang. Lambang yang paling umum digunakan dalam komunikasi antar manusia adalah bahasaverbal dalam bentuk kata-kata, kalimat, angka-angka atau tanda-tanda lainnya.

Komunikasi bersifat transaksional Komunikasi pada dasarnya menuntut dua tindakan, yaitu memberi dan menerima. Dua tindakan tersebut tentunya perlu dilakukan secara seimbang atau porsional.

Komunikasi menembus faktor ruang dan waktu Maksudnya adalah bahwa para peserta atau pelaku yang terlibat dalam komunikasi tidak harus hadir pada waktu serta tempat yang sama. Dengan adanya berbagai produk teknologi komunikasi seperti telepon, internet, faximili, dan lain-lain, faktor ruang dan waktu tidak lagi menjadi masalah dalam berkomunikasi.